Skip to main content

Setya Novanto Mengaku Mengetahui Apakah SBY Terlibat Kasus Century

Sumber : Goegle

Setya Novanto Tesangka Korupsi e-KTP Mengaku mengetahui terkait ada atau tidaknya keterlibatan SBY dalam kasus pencucian uang melalui Bank Century.

Terbukti saat Setya Novanto usai mengadiri sidang putusan mengenai dirinya ia di tanyai oleh beberapa jurnalis apakah ada keterlibtan manatan presiden RI SBY dalam kasus Bank Century terkait jawaban tersebut Setya Novanto mengaku akan mengungkap semuanya nanti di KPK,ia juga mengaku memiliki bukti terkait apa yang ia katakan tersebut,bahkan Setya Novanto berkata ia akan memebantu KPK apa KPK mengalami kesulitan dalam mengungkap hal tersebut.


"Nanti saya akan ungkap sejelasnya di KPK nanti," Ujar Setya Novanto
 "(Saya yakin) sangat kuat (datanya),"Sampai dengan singkat. 

Menurut Novanto, kasus bailout bank Century itu terjadi pada saat Pemerintahan SBY, yang telah melibatkan banyak pihak. Maka dari itu harus ada tersangka lain dalam kasus tersebut selain terpidana Budi Mulya. 

"Ya (ada) keterlibatan (pihak lain) hampir tentunya KKSK juga ada," ucapnya. 

Keterlibatan SBY itu menurut Novanto, dikarenakan kebijakan tersebut diputuskan berdasarkan izin dan sepengetahuan Presiden RI ke-6 dengan memerintahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia kala itu. 

"Saat itu jaman SBY dan sekretaris Raden Pardede dan ibu menteri keuangan. Dan itu emang ada dan dipisahkan antara kebijakan yang (diputuskan) pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu, uang itu dikeluarkan. Nah itu kuncinya disitu," tegas Novanto. 

Bahkan ia pun sangat heran dan aneh, KPK tidak kunjung menetapkan tersangka baru dalam kasus Century, karena berdasarkan urutan nama-nama yang terlibat sudah ketahuan. Dan hal tersebut bisa diungkap pelaku lain yang terlibat dalam kasus Century. 

"Ini kan sebenarnya urutannya sudah kelihatan. Sebenarnya bisa diungkap secepat mungkin," tukasnya. 

"Novanto juga mengaku siap memberikan bantuan kepada KPK apabila menemukan kesulitan dalam mengungkap pelaku lain dalam kasus Century. 

"Saya yakin KPK bisa cepat dengan bantuan kami. Apalagi  waktu itu saya sangat kooperatif dan berkoordinasi sampai itu selesai," tegas Novanto. 

"Ya tentunya saya punya data dan fakta akurat yang bisa saya berikan," tambah dia. 

Diketahui, hingga sampai saat ini KPK tak kunjung menetapkan tersangka baru dalam kasus Century setelah adanya putusan terhadap terdakwa Budi Mulyab atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century. 

Padahal dalam dakwaan Budi Mulya itu bersama-sama Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede dkk, sebagaimana tertuang dalam surat dakwaan atas nama terdakwa Budi Mulya. 

Sebelumnya Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan hasil kajian terkait kasus korupsi dalam pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT Bank Century. 

Hasil kajian tersebut telah dibahas di tingkat pimpinan pada Mei 2018, setelah adanya putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sumber : Akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Rambut Tiba-Tiba Sulit diatur dan Keriting

Sumber: Google Rambut adalah salah satu hal penting dalam penampilan, bagi wanita bisa menggunakan waktu yang cukup lama untuk menata rambut saat akan berpergian. Lalu bagaimana jika memiliki rambut yang kaku dan susah diatur.  Jika tidak menata rambut dengan benar terkadang rambut juga suka tiba-tiba kussut seperti keriting. Rambut Keriting disebabkan ketika rambut kering dan kurang kelembaban. Dalam situasi ini, lapisan kutikula rambut meningkat sehingga memungkinkan kelembaban melewatinya, menyebabkan helaian rambut terlihat kusut. Namun, ada banyak alasan lain yang menyebabkan rambut kering dan akhirnya menyebabkan rambut kusut. Adapun kesalahan umum yang dilakukan orang sehingga menyebabkan Rambut Keriting seperti menggosok rambut dengan kasar saat mencuci rambut, kemudian sering gosok rambut dengan handuk dengan permukaan kasar setelah keramas. Kesalahan lainnya, terkadang lupa membilas ketika menggunakan kondisioner, sering menggunakan alat styling untuk menat...

Emrus Sihombing Permasalahan Lion Air Dapat Mempengaruhi Kepercayaan Masyarakat

Sumber :  Akurat.co Emrus Sihombing Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Pelita Harapan beranggapan bahwa permasalahan yang terjadi pada maskapai Lion Air bisa mempengaruhi kepercayaan publik. "Maskapai ini belum termasuk kategori aman untuk digunakan sebagai alat trasportasi udara," kata Emrus melalui pesan singkatnya, Kamis (8/11). Karena, belum usai kesedihan keluarga penumpang pesawat PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610, kini muncul kejadian baru pesawat yang lain dari maskapai ini menabrak tiang di Bandara Fatmawati Bengkulu. Emrus juga beranggapan bahwa Lion Air harus intopeksi diri secara internal dan menyampaikan kepada publik kekurangan-kekurangan yang ditemukan dalam pengelolaan Lion Air selama ini. "Tidak perlu harus menunggu desakan dari publik maupun yang bisa jadi berdampak keluarnya surat peringatan atau pemberian sanksi dari Kementerian Perhubungan," jelasnya. Lebih lanjut sebagai pertanggung jawaban, Emrus menya...

5 Pemain Timnas Indonesia Yang Terkenal Dengan Penyeranganya Yang Terus Di Kenang

Gelar Piala AFF 2018 kini di depan mata, dalam laga pertama Timnas akan bermain pada Jum'at (9/11) dengan melawan singapura. Dalam setiap pertandingan bagi pencinta bola pasti  mereka akan mengetahui siapa pemain yang akan bersinar, handal, terutama dalam sektor penyerang, tetapi kali ini indonesia mengalami sedikit kemunduran karna kurangnya penyerang yang handal. Tapi jika mengingat ke belakang pada periode 80-an sampai 2000-an Tim Garuda memiliki beberapa nama penyerang yang di anggap berkualitas yang sampai saat ini masi terus dikenang. Berikut sederet nama penyeranng Tim Garuda yang dianggap berkualitas dan di kenang :  1. Ricky Yacobi Sumber :  Akurat.co Ricky Yacobi pria kelahiran 12 Maret 1963 ini adalah salah satu penyerang berkelas yang pernah dimiliki timnas Indonesia.  Semasa aktifnya Ricky merupakan penyerang yang diperhitungkan. Pemain yang menjuluki dirinya sebagai Indonesianya Paul Britner ini bahkan sempat dikontrak k...