![]() |
| Sumber: Google |
Taukah kalian ada beberapa buah yang jika dimakan dengan kulitnya akan lebih bermanfaat karena memiliki vitamin dan serat yang lebih banyak.
Dijelaskan oleh dokter Frieda Handayani, SpA(k), konsultan Gastro Hepatologi Anak, dalam media gathering Bebelac Gold 'Pentingnya Pemenuhan Asupan Serat Sejak Dini' yang dihadiri AkuratHealth di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Memakan buah beserta kulitnya bisa buah Apel, Pir, Jambu, Kiwi, hingga Pisang memiliki manfaat yang bagus untuk tubuh, khususnya sistem pencernaan. Sebab, Kulit Buah memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dibandingkan daging buah.
"Kulit buah itu mengandung insoluble fiber atau serat yang tidak larut dalam air. Kandungan serat yang tidak larut dalam air bisa bantu membuat massa tinja lebih baik," ungkapnya.
Berdasarkan jenisnya, serat terdiri dari soluble fiber (serat yang larut dengan air) dan insoluble fiber (serat yang tidak larut dalam air). Dengan mengonsumsi serat yang tidak larut air, seseorang bisa terhindar dari Sembelit.
"Kalau ada massa tinja di usus, itu menstimulasi gerakan peristaltik usus jadi lebih aktif. Jadi lebih memperlancar pencernaan dibanding ketika kulitnya tidak ikut dimakan," tambahnya.
Porsi kandungan serat biasanya lebih besar pada Kulit Buah daripada daging buah. Sebagai contoh, satu buah Apel utuh mengandung hingga 2,4 gram serat. Setengah dari jumlah serat tersebut terkandung pada kulitnya.
Selain itu, dr. Frieda juga menambahkan bahwa kandungan serat yang tinggi pada Kulit Buah mampu membuat seseorang jadi merasa kenyang lebih lama daripada makan buah yang sudah dikupas.
Sumber: Akurat.co

Comments
Post a Comment